Kita Kita Advertising

Let's Talk :  +6281237541661

pasar export

Produk Lokal Go International: Tips Export Tembus Pasar Dunia!

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor Indonesia pada Desember 2023 mencapai US$22,41 miliar, naik 1,89% dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan potensi besar produk lokal untuk meraih kesuksesan di pasar internasional. Namun, menembus pasar ekspor bukanlah hal yang mudah dan memerlukan strategi yang matang. Artikel ini akan memaparkan panduan komprehensif agar produk Anda dapat dikenal di seluruh dunia.

1. Kenali Kelebihan Produk Anda

Setiap produk memiliki keunikan tersendiri. Jika Anda bergerak di bidang kuliner, bumbu khas Indonesia bisa menjadi daya tarik utama. Sementara itu, kerajinan tangan memiliki nilai budaya yang tinggi.

Kenali apa keunggulan produk Anda dan bagaimana produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan konsumen di luar negeri.

Berikut adalah beberapa cara menggalinya:

  1. Mencatat dari A-Z, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga manfaat yang ditawarkan.
  2. Amati kompetitor dan bandingkan dengan produk Anda.
  3. Apakah produk Anda sangat cocok untuk situasi/kebutuhan khusus?
  4. Apakah ada sebuah value yang diperjuangkan?
  5. Bagaimana supaya orang langsung mengenali produk Anda?

2. Pahami Karakter Market di Negara Tujuan

Riset pasar merupakan langkah krusial dalam ekspor. Anda perlu memahami selera, kebiasaan, dan budaya konsumen di negara tujuan.

Sebagai contoh, konsumen di negara Eropa memiliki kesukaan yang berbeda dibanding konsumen Jepang atau China.

Jika Anda berencana mengekspor kopi, carilah informasi jenis kopi apa yang paling disukai, apakah biji kopi atau bubuk, serta metode seduh yang mereka gunakan.

Informasi ini akan membantu Anda menyesuaikan produk dan strategi pemasaran sehingga meminimalkan resiko produk tidak laku di negara tujuan.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk riset pasar antara lain :

  • Mempelajari demografis, geografis, dan psikografis konsumen di negara tujuan.
  • Analisa pesaing Anda untuk memahami tingkat persaingan.
  • Membuat survey konsumen agar mendapat informasi langsung dari market.
  • Menggunakan data dari lembaga riset market
  • Mengunjungi negara tujuan jika memungkinkan turun langsung ke lapangan
  • Mempelajari bahasa dan budaya lokal
  • Mengamati apa yang menjadi trend di negara tersebut melalui sosial media
  • Berkomunikasi dengan importir dan distributor lokal

3. Membuat Strategi Pricing Yang Tepat

Harga jual yang tepat sangat penting dalam ekspor. Harga harus kompetitif namun tetap menghasilkan keuntungan yang memadai.

Jika harga jual Anda terlalu tinggi, maka produk Anda bisa-bisa tidak laku. Namun jika menjual murah, bisa jadi Anda mengalami kerugian di operasional, oleh karena itu Anda harus melakukan riset harga dari kompetitor sejenis, kemudian meng-evaluasi harga jual yang sesuai.

Ada beberapa strategi penentuan harga yang bisa Anda pertimbangkan antara lain:

  • Cost-Plus Pricing: Menambahkan markup atau margin keuntungan yang diinginkan ke semua biaya produksi.
  • Competitive Pricing: Membandingkan harga produk Anda dengan harga pesaing di pasar tujuan.
  • Value-Based Pricing: Menetapkan harga berdasarkan nilai yang dirasakan konsumen terhadap produk Anda.
  • Penetration Pricing: Menetapkan harga rendah pada awal peluncuran produk untuk menarik pelanggan.
  • Skimming Pricing: Menetapkan harga tinggi pada awal peluncuran produk, kemudian diturunkan seiring waktu.

4. Memenuhi Standar Internasional

Untuk bermain ke pasar eksport, standar dan sertifikasi internasional merupakan syarat wajib untuk dapat masuk ke berbagai negara.

Standar dan sertifikasi ini membuktikan bahwa produk Anda telah melalui pengujian ketat dan memenuhi persyaratan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan yang diakui secara global.

Jenis-jenis Standar dan Sertifikasi:

  • Standar Produk: Standar ini mengatur spesifikasi teknis produk, seperti dimensi, bahan baku, kinerja, dan keamanan. Contohnya adalah standar ISO untuk berbagai jenis produk.
  • Sertifikasi Sistem Manajemen: Sertifikasi ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memiliki sistem manajemen yang baik, seperti ISO 9001 untuk manajemen mutu atau ISO 14001 untuk manajemen lingkungan.
  • Sertifikasi Produk Organik: Jika produk Anda organik, Anda perlu mendapatkan sertifikasi dari lembaga yang berwenang untuk membuktikan bahwa produk Anda bebas dari bahan kimia berbahaya dan diproduksi secara berkelanjutan.
  • Sertifikasi Halal: Untuk produk makanan dan minuman yang ditujukan untuk pasar Muslim, sertifikasi halal sangat penting untuk menjamin bahwa produk Anda sesuai dengan syariat Islam.
  • Sertifikasi Lainnya: Tergantung pada jenis produk dan pasar tujuan, mungkin ada sertifikasi lain yang perlu Anda peroleh, seperti sertifikasi Fair Trade, sertifikasi keamanan pangan, atau sertifikasi produk ramah lingkungan.

5. Desain Kemasan dan Branding yang Menarik

Kemasan dan branding adalah satu hal wajib yang perlu diperhatikan. Kemasan yang menarik akan menjadi daya tarik pertama bagi konsumen, sementara branding yang kuat akan membangun identitas produk Anda dan menciptakan kesan yang mendalam.

Kemasan tidak cukup hanya sekadar menarik, namun juga memenuhi standar kemasan untuk ekspor (tergantung negara tujuan).

Namun paling tidak secara umum ada beberapa persyaratan dasar yang harus dipenuhi.

1. Keamanan Produk:Kekuatan dan Ketahanan: Kemasan harus cukup kuat untuk melindungi produk dari kerusakan selama penanganan, penyimpanan, dan transportasi. Ini termasuk perlindungan terhadap guncangan, getaran, tekanan, dan perubahan suhu.

  • Kedap Udara dan Air: Untuk produk yang rentan terhadap kerusakan akibat udara atau kelembaban, kemasan harus kedap udara dan air.
  • Perlindungan Terhadap Kontaminasi: Kemasan harus mencegah kontaminasi produk dari debu, kotoran, serangga, atau bahan berbahaya lainnya.

2. Informasi Produk

  • Label: Kemasan harus diberi label yang jelas dan lengkap, termasuk nama produk, merek, bahan baku, berat bersih, tanggal kedaluwarsa, petunjuk penggunaan, informasi gizi (jika berlaku), dan informasi kontak produsen.
  • Bahasa: Label harus dalam bahasa yang dipahami di negara tujuan, atau setidaknya dalam bahasa Inggris.
  • Simbol: Gunakan simbol-simbol standar internasional yang mudah dikenali, seperti simbol daur ulang, simbol bahaya, atau simbol penanganan khusus.

3. Aturan Khusus

  • Produk Makanan: Kemasan makanan harus memenuhi standar keamanan pangan yang ketat, termasuk penggunaan bahan kemasan yang aman untuk kontak dengan makanan dan informasi alergen yang jelas.
  • Produk Berbahaya: Kemasan produk berbahaya harus memenuhi persyaratan khusus untuk penanganan, penyimpanan, dan transportasi, termasuk penggunaan simbol bahaya dan label peringatan yang sesuai.
  • Produk Elektronik: Kemasan produk elektronik harus memenuhi standar keselamatan listrik dan perlindungan terhadap gangguan elektromagnetik.

4. Sustainability

  • Bahan Ramah Lingkungan: Semakin banyak negara yang mendorong penggunaan bahan kemasan yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang. Pertimbangkan untuk menggunakan bahan seperti kertas daur ulang, karton, atau plastik biodegradable.
  • Minimalkan Limbah: Desain kemasan yang efisien untuk meminimalkan penggunaan bahan dan mengurangi limbah.

       Contoh Standar Kemasan:

  • Standar ISO: International Organization for Standardization (ISO) memiliki berbagai standar untuk kemasan, termasuk standar untuk pengujian kekuatan kemasan, standar untuk simbol kemasan, dan standar untuk kemasan transportasi.
  • Standar ASTM: American Society for Testing and Materials (ASTM) juga memiliki standar untuk kemasan, termasuk standar untuk pengujian kinerja kemasan dan standar untuk bahan kemasan.
  • Standar Nasional: Setiap negara mungkin memiliki standar nasional sendiri untuk kemasan, yang harus Anda patuhi jika ingin mengekspor produk ke negara tersebut.

         Tips Tambahan:

  • Konsultasikan dengan Ahli: Jika Anda tidak yakin tentang standar kemasan yang berlaku, konsultasikan dengan ahli kemasan atau lembaga yang berwenang.
  • Lakukan Uji Coba: Sebelum mengirimkan produk Anda dalam jumlah besar, lakukan uji coba pengiriman untuk memastikan kemasan Anda cukup kuat dan memenuhi semua persyaratan.

6. Promosi yang Efektif

Diluar masalah persyaratan produk, promosi di negara tujuan sangat penting untuk memperkenalkan produk Anda. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda terapkan:

  • Memperkenalkan Produk di Tempat Wisata : Hal ini lumrah dilakukan di Bali, produk lokal akan dikenalkan di tempat wisata
  • Pemasaran Digital: Manfaatkan website, media sosial, marketplace, dan platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
  • Pemasaran Langsung: Bagikan sampel produk dan tawarkan promosi penjualan.
  • Event: Mengikuti berbagai event perdagangan ekspor impor
  • Koneksi Distributor: Anda bisa membangun kerjasama dengan distributor dan retailer lokal untuk memperluas jangkauan produk Anda.

7. Temukan Pembeli yang Tepat

Platform online dapat membantu Anda menemukan pembeli dari seluruh dunia. Platform online B2B (Business-to-Business) menyediakan sarana bagi penjual dan pembeli untuk bertemu dan bertransaksi secara online.

Berikut adalah beberapa B2B marketplace terbesar dan paling berpengaruh di dunia saat ini:

Marketplace Utama:

  • Alibaba.com: Raksasa marketplace B2B dari China ini menghubungkan jutaan pembeli dan pemasok dari seluruh dunia dengan berbagai macam produk.
  • Amazon Business: Bagian dari Amazon yang difokuskan untuk bisnis, menyediakan berbagai produk dan layanan untuk kebutuhan bisnis dengan kemudahan dan kenyamanan yang sama seperti platform konsumennya.
  • IndiaMART: Marketplace B2B terbesar di India, menghubungkan pembeli dan pemasok lokal dengan fokus pada kebutuhan pasar India.
  • eWorldTrade: Marketplace global yang berkembang pesat, menawarkan berbagai produk dan layanan dengan fokus pada transparansi dan kemudahan transaksi.
  • Global Sources: Menghubungkan pembeli dengan pemasok terverifikasi dari seluruh dunia, terkenal dengan pameran dagang online dan offline-nya.
  • Made-in-China.com: Dirancang khusus untuk produk buatan China, menawarkan berbagai macam produk berkualitas dengan harga bersaing.
  • DHgate: Platform yang populer untuk pembelian grosir dalam jumlah kecil, ideal untuk usaha kecil dan menengah.

Marketplace Industri Spesifik:

  • Thomasnet: Berfokus pada industri, menghubungkan pembeli dengan produsen, distributor, dan penyedia layanan di berbagai sektor industri.
  • EC21: Marketplace global dengan fokus pada pasar Asia, menawarkan produk-produk seperti mesin, bahan kimia, dan produk pertanian.
  • Etsy Wholesale: Platform khusus untuk produk-produk buatan tangan dan kerajinan, menghubungkan pengrajin dengan pengecer yang mencari produk unik.

Perlu diingat bahwa daftar ini tidak lengkap dan mungkin berubah seiring waktu karena perkembangan industri yang dinamis. Selain itu, penting untuk memilih platform yang paling sesuai dengan kebutuhan dan target pasar bisnis Anda.

8. Pastikan Pengiriman Lancar

Pilih jasa pengiriman yang terpercaya dan berpengalaman. Pertimbangkan waktu pengiriman, biaya, dan aturan khusus untuk produk Anda. Asuransi pengiriman juga penting untuk melindungi produk Anda dari kerusakan atau kehilangan.

9. Bangun Hubungan Baik dengan Pembeli

Ekspor yang sukses tidak hanya tentang menjual produk, tetapi juga tentang membangun hubungan baik dengan pembeli.

Membangun hubungan baik dengan pelanggan B2B di luar negeri sangat penting untuk kesuksesan ekspor Anda. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  1. Komunikasi Efektif: Pahami budaya bisnis mereka, gunakan bahasa yang jelas dan profesional, serta responsif terhadap pertanyaan dan permintaan.
  2. Aftersales: Berikan support setelah transaksi, bantu semaksimal mungkin customer Anda jika ada kesulitan.
  3. Bangun Reputasi: Selalu jaga komitmen dan transparansi dalam bisnis, pastikan kualitas produk dan layanan, serta berikan informasi terkini tentang perusahaan Anda.
  4. Membina Hubungan Jangka Panjang: Jalin komunikasi secara berkala, tunjukkan apresiasi, minta umpan balik, dan berikan insentif kepada pelanggan setia.
  5. Manfaatkan Teknologi: Gunakan CRM untuk mengelola data pelanggan, media sosial untuk memperluas jaringan, dan email marketing untuk menginformasikan pelanggan.

10. Manfaatkan Koneksi Pemerintah

Pemerintah Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung eksportir lokal dalam menembus pasar internasional. Berbagai lembaga dan kementerian menyediakan beragam program dan sumber daya yang dapat Anda manfaatkan untuk memperluas jangkauan bisnis Anda di luar negeri.

Lembaga dan Kementerian Pendukung Ekspor:

  • Kementerian Perdagangan: Kementerian ini memiliki peran utama dalam memfasilitasi ekspor, termasuk menyediakan informasi pasar, pelatihan, dan bantuan promosi.
  • Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN): Lembaga ini berfokus pada pengembangan produk ekspor, peningkatan daya saing, dan promosi produk Indonesia di luar negeri.
  • Business Matching: Perwakilan pemerintah di kedutaan besar Indonesia di berbagai negara yang dapat memberikan informasi pasar, bantuan mencari pembeli, dan memfasilitasi kegiatan promosi.
  • Kamar Dagang dan Industri (KADIN): Organisasi ini mewakili kepentingan pengusaha Indonesia dan aktif dalam mempromosikan perdagangan internasional.
  • Asosiasi Industri: Asosiasi industri yang relevan dengan produk Anda dapat memberikan informasi pasar, pelatihan, dan jaringan bisnis yang berharga.

Link Resource Pemerintah:

Cara Memanfaatkan Koneksi dan Sumber Daya Pemerintah:

  1. Teliti lembaga dan program pemerintah yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis produk Anda.
  2. Daftarkan perusahaan Anda sebagai eksportir dan ikuti prosedur yang diperlukan untuk mendapatkan akses ke program dan sumber daya pemerintah.
  3. Bangun hubungan baik dengan perwakilan pemerintah dan asosiasi industri yang relevan. Hadiri acara networking yang mereka selenggarakan dan aktif berpartisipasi dalam diskusi.
  4. Ikuti pelatihan ekspor yang disediakan oleh pemerintah dan manfaatkan informasi pasar yang mereka sediakan.
  5. Jika Anda membutuhkan bantuan finansial atau promosi, ajukan permohonan ke lembaga pemerintah yang berwenang.

Selamat mencoba! Semoga produk Anda bisa tembus pasar internasional dan menjadi exportir sukses!